Blogger Widgets Blogger Widgets ABOUT KOREA, KPOP AND KDRAMA: Film
  • Korewa zombie desuka
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

10 Top Film Korea Komedi Terlucu

Ambil sekotak tissue dan bersiap-siap untuk mengurut dada menahan tawa anda dengan 10 film korea komedi terbaik.
Sama seperti Film Barat, Film Korea Komedi terbaik juga sedikit dipoles bergabung dengan cerita romantis dan itulah kelebihan film korea bagaimana bertahan sampai sekarang. Tetapi bagaimana pun juga, sepuluh terbaik Korea komedi romantis penuh dengan karakter adorably unik dan dengan alur cerita memilukan dan lucu, anda akan menyeka mata dan meniup hidung sebelum film berakhir.
Hello Girls

1. Hello School Girl (2008) Sebuah cerita manis tentang cinta dan cinta yang hilang.

 
2. 100 Days with Mr. Arrogant (2004) Membuang Frustrasi, Ha-yeong menendang kaleng soda dan menyebabkan jutawan mobil Hyeong-jun tergores. Tidak dapat mengganti rugi kerusakan mobil, Ha-yeong setuju untuk melayaninya selama 100 hari. Saat hari-hari dilalui, kegembiraan, asmara dan kelucuan terjadi antara keduanya dan film ini termasuk salah satu dari sepuluh Film Korea komedi terbaik.

3. My Tutor Friend (2003) Akhir cerita kecerdasan mereka dengan anak malas mereka, keluarga kaya menyewa seorang tutor untuk membantu menyelesaikan tugas- tugas pelajaran sekolah SMA. Perasaan antara pasangan ini mulai tumbuh, tetapi awal hubungan mereka susah untuk bertahan lantaran latar belakang mereka yang berbeda? Film ini sangat direkomendasikan untuk Film Korea komedi romantis untuk tawa anda.

4. Seducing Mr. Perfect (2006), Untuk menghindari masalah setelah menabrak seorang pria dengan mobilnya, Min-Juni pura-pura tidak bisa berbicara bahasa Inggris. Perasaan lega berubah menjadi ketakutan ketika dia tahu bos yang ditabraknya adalah bos barunya. Melihat daya tarik antara kedua, teman Min-Juni melakukan aksi berani dengan mencoba untuk merayu bos barunya. Komedi romantis Film Korea Ini harus harus bagi penggemar komedi.

5. My Little Bride (2004) Film komedi romantis Korea ini mengatasi subjek perjodohan dengan kebijaksanaan cahaya-hati yang mengambilnya dari kengerian dari subjek perjodohan.

6. My Boyfriend is Type B (2005), Setelah melakukan pertemuan melalui handphone, Young-bin merasa yakin dia akan menjadi pacarnya dan akan bersama. Satu-satunya masalah adalah darah tipe B-nya, benar-benar tidak sesuai dengan dia tipe A. Sebuah kelucuan terjadi ketika hal tersebut menjauhkan mereka dari mengikuti kata hati dan ini adalah Film komedi romantis Korea.

7. 200 Pounds Beauty (2006) Meskipun wanita ini adalah seorang penyanyi pop terkenal, Hanna masih menderita rendah diri. Dari apa yang ia lihat sebagai kesempatan terakhir untuk mendapatkan kebahagiaan, dia memutuskan untuk operasi plastik seluruh tubuhnya. Sebuah tampilan menyentuh dan lucu pada cinta dan penerimaan diri, komedi romantis Korea ini akan membuat Anda tertawa dan menangis.

8. My Sassy Girl (2001) Satu-satunya komedi romantis Korea yang didasarkan pada sebuah blog, film ini adalah kisah nyata dari seorang pria mencoba untuk mengatasi pacar manisnya yang mendominasi hidupnya.

9. April Bride (2009) saya semangat ketika menonton film seperti “Magnolias Steel,” komedi romantis Korea ini merupakan campuran emas antara komedi dan perasaan menyayat hati dengan kesedihan. Setelah mengetahui bahwa pacarnya hanya memiliki kesempatan untuk hidup satu bulan, Taro memutuskan untuk merencanakan pernikahan mereka pula.

10. My Wife is a Gangster (2001) Film aksi dan memiliki adegan- adegan bagian komedi romantis, komedi romantis Korea ini sangat menyenangkan dengan melihat apa yang terjadi ketika seorang pria sopan menngetahui bahwa istrinya yang lucu dan menggemaskan adalah salah seorang geng pembunuh yang menyamar.

 http://filmkorean.com/blog/2014/03/26/10-top-film-korea-komedi-terlucu/

10 Film Terbaik Korea dengan Kisah Paling Sedih

Bersiaplah membawa tisu ketika menonton film-film ini, karena kesepuluh film Korea ini pasti akan mengharu-biru ruangan Kamu. Kisah romantis dari segala jaman ini tak cuma bicara drama asmara, namun juga menggali emosi terdalam manusia dalam percintaan, perang, kematian, konflik psikologis, atau konflik keluarga. Mari kita intip 10 film populer Korea yang paling menyedihkan dan bisa membuat Kamu meneteskan air mata ini.

10. A Moment to Remember

Pemain utama: Jung Woo-sung dan Son Ye-jin

A Moment to Remember 

Film yang siap membuat Anda menangis ini menceritakan seorang wanita bernama Su-jin dan seorang pria bernama Chul-soo. Kedua orang beda profesi ini bertemu secara tidak sengaja. Su-jin terpesona dengan Chul-soo yang notabene hanyalah seorang pekerja bangunan. Banyak momen manis yang kemudian mereka lewati berdua hingga keduanya menikah. Namun, masalah serius mulai menggoyang rumah tangga mereka ketika Su-jin menjadi pelupa, yang ternyata merupakan gejala awal penyakit Alzheimer yang menghancurkan segalanya.

9. The Classic

Pemain utama: Son Ye-jin, Jo Seung-woo, Jo In-sung

The Classic 

Awalnya, film ini secara flashback menceritakan kisah paralel ibu dan anak perempuannya yang merasakan bahwa jatuh cinta itu sangatlah manis. Namun itu tak bertahan lama ketika keindahan cinta harus berbenturan dengan kesedihan yang diakibatkan perbedaan kelas dan perang. Kisah cinta ibu Ji-hye yang ia baca dari surat dan diarinya benar-benar menghancurkan jiwa. Ia mengetahui betapa memilukan kisah percintaan segitiga sang ibu itu di masa lalu. Sementara Ji-hye sendiri bertemu seorang pria di masa sekarang yang membuatnya jatuh cinta. Semua berjalan wajar sebelum Ji-hye tahu siapa pria itu sebenarnya.
 
8. Windstruck

Pemain utama: Jun Ji-hyun dan Jang Hyuk

Windstruck poster 

Windstruck menceritakan seorang polisi wanita ambisius bernama Yeo Kyung-jin. Suatu saat ketika sedang mengejar pencuri, ia bertemu dengan Myung-woo, seorang guru fisika. Setelah melalui serangkaian kejadian, keduanya mulai mengembangkan hubungan asmara yang indah. Namun petaka terjadi. Myung-woo tiba-tiba tewas terbunuh secara tak sengaja oleh seorang petugas polisi, sementara Kyung-jin mengira dialah yang menembaknya. Kyung-jin menjadi depresi atas kematian Myung-woo. Ia mencoba bunuh diri berkali-kali. Akhirnya Kyung-jin belajar untuk hidup seolah-olah Myung-woo masih di sisinya.

7. The Way Home

Pemain utama: Kim Eul-boon dan Yu Seung-ho

Foto film The Way Home 

Film sedih ini memiliki jalinan cerita yang bagus. Sang-woo dan ibunya datang dari kota untuk mengunjungi neneknya yang sudah tua renta. Sang ibu yang hendak bekerja ingin agar Sang-woo tinggal bersama neneknya di rumah pedesaan yang terbilang ‘primitif’ itu. Sang-woo samasekali tak menghormati neneknya yang sederhana itu. Berbagai penghinaan dan kekasaran ia lakukan pada sang nenek sebelum ia jatuh sakit karena terlalu tua. Namun cinta dan ketulusan sang nenek telah membuat hati keras Sang-woo luluh. Banyak pelajaran dan kisah menyentuh yang bisa kita lihat dalam film ini.

 6. More than Blue

Pemain utama: Kwon Sang-woo, Lee Bo-young, Lee Beom-soo

More than Blue 

Bersiaplah untuk terisak-isak ketika menonton film ini. More than Blue menceritakan K (Kang Chul-Kyu) dan Cream (Eun-Wol) sepasang sahabat sejak sekolah yang sama-sama yatim piatu. Seiring waktu, K mulai jatuh cinta pada Cream, meski Cream bergonta-ganti pacar. Suatu ketika Cream mengatakan ia jatuh cinta pada seorang dokter. Meski patah hati, K tetap tegar sebab ia tengah menderita kanker yang siap merenggut nyawanya kapanpun. Akhirnya Cream mengetahui penyakit K. Di malam sebelum Cream menikah dengan dokter itu, K memberanikan diri menyatakan cinta pada Cream sebelum ia meninggal dunia. Dan di ujung film ada satu adegan yang pasti akan membuat Anda menangis haru.

5. Maundy Thursday

Pemain utama: Kang Dong-won dan Lee Na-young

Maundy Thursday 

Dengan akting yang kuat, Maundy Thursday menyajikan salah satu kisah tersedih dalam film Korea. Yu-jeong, seorang wanita dengan trauma masa kecil yang telah mencoba bunuh diri berkali-kali, menjalani kehidupan yang samasekali tak membahagiakan. Bibinya adalah seorang biarawati yang kerap mengunjungi terpidana mati di penjara. Lewat permintaan seorang terpidana mati bernama Yun-soo, sang bibi mempertemukan Yu-jeong dengannya. Meski awalnya enggan dan canggung, dua orang ini saling bertemu dan saling berbagi kisah pilu di masa lalu. Akhirnya keduanya mulai saling suka, saling cinta, ketika hari eksekusi mati Yun-soo semakin dekat.

4. Tae Guk gi: The Brotherhood of War

Pemain utama: Jang Dong-gun dan Won Bin

Gambar film Taegukgi 

Jika bicara soal film tentang persaudaraan yang paling sedih, Tae Guk gi adalah jawabannya. Film ini memotret kekejaman perang dan kisah dua saudara sedarah yang harus merasakan pahitnya perang. Jin-tae dan Jin-seok terpaksa harus bergabung dalam tentara Korea Selatan saat meletus perang Korea. Sang kakak, Jin-tae, bersumpah untuk mempertaruhkan apa saja demi menjaga adiknya yang lemah, Jin-seok. Pihak militer berjanji akan memulangkan Jin-seok jika Jin-tae bisa mendapat medali kehormatan. Namun tak dinyana, Jin-tae secara tak sengaja harus berhadapan dengan adiknya sendiri di medan laga, yang tanpa sepengetahuannya telah bergabung dengan pihak lawan. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

3. April Snow

Pemain utama: Bae Yong Joon dan Son Ye-jin

Film April Snow

Film yang disebut sebagai salah satu film fenomenal Korea ini mengisahkan In-soo dan Seo-young, yang keduanya sudah menikah. Keduanya sedang berada di rumah sakit yang sama saat pasangan masing-masing mengalami kecelakaan mobil. Akhirnya diketahui bahwa pasangan mereka sebenarnya adalah pasangan selingkuh. Dengan sakit hati, In-soo dan Seo-young memutuskan untuk balas dendam dengan cara berhubungan satu sama lain. Meski awalnya hubungan mereka hanya karena balas dendam, In-soo dan Seo-young mulai mengembangkan hubungan kasih sayang yang tulus disertai kesedihan yang tak berujung.

 2. Miracle in Cell No.7

Pemain utama: Ryu Seung-ryong, Kal So-won, Park Shin-hye

Foto Miracle in Cell No.7 

Lee Yong-go adalah seorang ayah yang menderita gangguan mental, namun memiliki anak perempuan jenius bernama Ye-sun. Kehidupan keduanya sangat susah dan menyedihkan saat Yong-go bekerja sebagai tukang parkir untuk menghidupi anaknya. Suatu ketika, anak komisaris polisi tewas karena kecelakaan, dan Yong-go yang menemukannya dituduh bahkan dipaksa oleh polisi untuk mengakui sesuatu yang tidak diperbuatnya. Ia dikirim ke sel penjara no.7 yang terkenal sangat keras. Sementara itu, Ye-sun yang kini mengenyam pendidikan di sekolah hukum berjuang keras untuk membuktikan bahwa ayahnya itu samasekali tidak bersalah.

1. A Millionaire’s First Love

Pemain utama: Hyun Bin dan Lee Yeon Hee

Foto A Millionaire's First Love 

Kang Jae-kyung adalah anak orang kaya yang arogan dan glamor. Ia adalah pewaris dari seluruh kekayaan kakeknya. Namun sang kakek berwasiat agar Jae-kyung bersekolah sampai lulus di sebuah sekolah di Provinsi Gangwon. Sebelum ia lulus, Jae-kyung tak boleh menikmati semua kemewahan dari kakeknya. Bahkan jika gagal lulus, maka ia hanya diberi 0,1% dari harta kekayaannya. Jae-kyung lantas pergi ke kota kecil itu dan bersekolah. Ia lalu bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Choi Eun-hwan. Keduanya menjadi dekat berkat kegiatan belajar kelompok dan sebagainya. Namun, Jae-kyung mengetahui ada yang salah dalam diri Eun-hwan, yang membuatnya sangat ingin melakukan apapun untuk membahagiakannya.

FILM HORROR KOREA

1. A Tale Of Two Sister (2000) 

  

Film A Tale of Two Sisters bermula dari sosok seorang gadis remaja yg dirawat di rumah sakit jiwa. Gadis itu hanya tertunduk diam ketika dokter bertanya dan mengajaknya berbicara. Lalu si gadis menoleh ke arah jendela. Cerita menjadi flash back…
Su-mi(Im Soo Jung) dan adik perempuannya,Su-yeon(Moon Geun Young), baru saja tiba di sebuah rumah bergaya klasik dengan halaman luas dan danau yg tak jauh dari rumah tersebut. Seorang wanita menyambut mereka ketika memasuki rumah, Eun-joo(Yeom Jeong-ah). Su-mi tidak suka dengan Eun-joo,maka ia bersikap acuh pada wanita itu yg sebenarnya adalah ibu tiri mereka. Tinggal di rumah itu membuat Su-mi sering mengalami hal-hal aneh dan bermimpi buruk. Hubungan dengan ibu tirinya sangat buruk dan ayah mereka,Moo-hyeon(Kim Kap-su) juga seolah tidak mempedulikan mereka. Hanya Su-yeon yg selalu menemani Su-mi…Namun suatu hari Su-yeon menghilang. Su-mi sangat frustasi mencari adiknya. Ia curiga ibu tiri mereka melakukan hal yg jahat pada Su-yeon. Hingga pada akhir pencariannya, Su-mi menemukan karung penuh bercak darah di salah satu sudut rumah…

Notes by me : yang membuat saya sangat menyukai film ini adalah.. karena film ini berbeda dengan film horror yang lainnya. pertama, di film ini hantunya gak membunuh seperti di film horror lainnya. kedua, meskipun film ini gak ada scene bunuh-bunuhan oleh hantunya, tapi film ini tetep menggambarkan unsur seremnya. jadi seremnya itu bener2 dapet, ada sedihnya juga..
Fyi, Film ini pun uda di remake sama hollywood dengan judul… The uninvited.

2. Wishpering corridors 4: Voice. (2005) 

 

Young-eon seorang siswi di salah satu sekolah perempuan. Dia mempunyai kesempatan untuk bisa bernyanyi solo di paduan suara sekolahnya. Guru musiknya memilih dia sebagai penyanyi solo karna dilihat memiliki karakter yang berbeda dengan teman-temannya. Suatu malam di latihan dengan keras di ruang music sekolahnya. Sahabatnya yang bernama Sun-Min menyarankan agar Young-eon tidak terlalu semangat latihan karna dia juga harus menjaga kesehatannya. Ketika Sun-Min mengajak Young-eon pulang, Young-eon menolak ajakannya karna dia mau tetap di ruang music untuk tetap latihan. Akhirnya, Sun-Min pun mengalah untuk pulang sendiri. Ketika Young-eon seorang diri di ruang music tiba-tiba ada sosok misterius yang melemparkan kertas ke lehernya sehingga membuat dirinya mati seketika. Keesokan harinya Sun-min bingung kenapa Young-eon tidak masuk sekolah. Yang lebih misterius lagi ketika Sun-Min dapat mendengar suara Young-eon namun tidak bisa melihat wujud aslinya. Ternyata bukan hanya Sun-Min yang dapat mendengarnya, Cho-ah gadis misterius yang ternyata pernah tinggal di nuthouse tersebut, juga bisa mendengar suara Young-eon. Akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan pencarian tentang hilangnya Young-eon yang misterius tersebut.
Film Horror Asia ini adalah judul lanjutan dari Whispering 1-3 sebelumnya, namun ini hanya berhenti sama di judul saja. Cerita yang dihadirkan dari whispering 1-4 sama sekali tidak ada hubungannya karna mereka tersendiri memiliki tema cerita yang berbeda-beda. Tema yang diambil dari Whispering Corridors kali ini adalah berhubungan dengan suara. Jadi bisa dibilang, hampir sekitar 85% penonton akan disajikan berbagai macam suara-suara dan musik-musik opera dan orchestra yang mampu membuat bulu kuduk berdiri (jika menonton di tengah malam). Bisa dibilang setting tempat cerita Whispering Corridors 4 ini seperti halnya dengan Death Bell 2 yang hanya mengandalkan satu setting yaitu sekolah. Sepertinya film horror Asia begitu bersemangat sekali mengambil setting tempat sekolah, walaupun setting sama tapi cerita yang dihadirkan tidak pernah habis ide ceritanya.
Notes by Me : salah satu episode wc yang terhorror setelah wc 3. paduan suaranya saja uda horror kayak gitu………… 

3. Wishpering Corridors 3: Wishing Stairs. (2003)
 

Sebuah legenda tentang tangga yang dapat mengabulkan permintaan, ketika menginjak anak tangga ke 29, roh akan mengabulkan permintaannya. Cerita ini berfokus antara 2 sahabat, Kime So-hee (Han-byeol Park) dan Yoon Jin-sung (Ji  hyo Song) yang sama-sama siswa sekolah ballet. Ketika sebuah kompetisi dimana pemenang kompetisi tersebut akan berangkat ke sekolah ballet terkenal di Rusia mulai memecah persahabatan mereka. Jin-sung sangat berharap bisa menang dari So-hee yang paling mempunyai peluang memenangkan kompetisi ini. Kim So-heen pun mendatangi tangga yang dapat mengabulkan permintaan itu. Awalnya Jin-sung tidak percaya akan legenda itu, tapi setelah melihat Eon Hae-Ju (An Jo) seorang siswi gendut dan jelek yang tiba-tiba berubah kurus karena berdoa di tangga tersebut, Kim So Heen pun percaya. Kim Sho-heen meminta dapat mengalahkan So Hee. Tapi harga yang harus dibayar Jin-sung dari doanya tersebut ternyata membuat So Hee meninggal. Jin Sung pun memenangkan kompetisi itu. Beralih ke Eon Hae Ju, dia ternyata sangat menyukai So-hee, karena kematian So-hee, Hae-ju menjadi kesepian. Hae-ju pun meminta ke Wishing Stairs supaya So-hee kembali. Arwah So-hee pun bangkit dan mulai menghantui Jin-sung.

4. Muoi The Legend Of Portrait (2007)

Film ini bercerita Tentang YOON-HEE seorang novelis yang telah putus asa untuk membuat cerita baru. Hingga suatu saat ia mendengar dari SEO-YEON,seorang temannya di Vietnam , tentang sebuah cerita yang sangat unik tentang legenda Potret Muoi itu.Sebuah dendam lama membuat YOON-HEE ragu untuk pergi ke Vietnam untuk bertemu SEO-YEON.Namun, Ia terpesona oleh potret-potret SEO-YEON tentang MUOI yang selalu ia kirimkan. Akhirnya YOON-HEE pergi ke Vietnam untuk mengungkap sebuah legenda sebuah Potret yang telah terpendam selama berabad-abad itu. YOON-HEE sangat tertegun melihat penampilan SEO-YEON yang mempesona, walaupun belum pernah bertemu sebelumnya,ia sangat ramah menyambut YOON-HEE. Akhirnya SEO-YEON menceritakan tentang misteri MUOI. Berawal dari situlah konflik cerita ini dimulai, Vietnam tempat yang eksotis itu berubah menjadi sebuah mimpi buruk, dan rahasia muoi yang telah terkubur dalam itu seakan tidak pernah terungkap. 

5. dont click (2012) 

 

Kisah dimulai ketika Jung Mi (Kang Byul) menerima video ritual medium dari Joon Hyuk (Joo Woon). Video itu berisi boneka yang disayat-sayat perutnya. Isi kapas dalam perut boneka dikeluarkan, diganti segenggam beras dan beberapa helai rambut. Mata kanannya dicungkil lalu dijahit. Ia diikat dan dibenamkan dalam air bercampur darah. Jung membagikan video itu kepada temannya, Cutie (Hae In).
Usai menonton rekaman itu, Cutie disuguhi rekaman adegan dirinya sendiri. Malam itu, Cutie seperti diawasi seseorang. Ketika memasuki lift, lift berhenti di area parkir, lantai 12. Pintu terbuka. Ia melihat gadis berambut panjang, berlumur darah. Cutie adalah korban pertama. Beberapa hari setelah Cutie tewas, Se Hee (Bo Young) merasa adiknya, Jung Mi, berlaku tidak wajar.
Jika film horor di negara anu sekadar menebar teror tanpa memperhatikan kedalaman karakter, Kim menyisakan ruang bagi penonton untuk mengenali kakak beradik Se Heed dan Jung Mi. Anda diizinkan menggali informasi mengapa dua gadis ini tinggal sendiri. Seberapa erat chemistry keduanya, dan bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari.
Kim memberi adegan penting pada menit pertama kemudian beralih ke kehidupan tokoh utama. Baginya, pengenalan karakter lebih penting sebelum bersinggungan dengan adegan awal. Selain itu, menjaga rasa penasaran penonton hingga tiga perempat durasi dirasa perlu.
Kejutan demi kejutan terus dicecer untuk meminimalkan efek jenuh. Dibanding Ju On atau The Ring, penuturan DC lebih ringkas. Teror pun lebih banyak. Konsekuensinya, ada beberapa penampakan yang sebenarnya tidak perlu dimunculkan karena minim makna.
Our Favorite Scene: Jung Mi membagikan rekaman video kepada Se Hee. Anehnya, file yang seharusnya berisi ritual berubah menjadi rekaman pelecehan seksual di ruang publik. Ia penasaran, lalu membuka file itu di komputernya. Ketika dibuka, isi file berubah lagi menjadi sketsa lemari yang sama dengan bentuk lemari di kamar Jung. Di dalam sketsa, pintu lemari terkuak. Beberapa detik kemudian, lemari di belakang Jung juga terkuak. Perlahan, muncul tangan pucat merayap dari….

6. Cinderella (2006) 

 

Cinderella 신데렐라 adalah film horor Korea Selatan tahun 2006. Film ini disutradarai oleh Bong Man-dae dan dibintangi Do Ji-won dan Shin Se Kyung.
Cinderella dalam cerita film adalah seorang gadis yatim piatu, hantu berambut hitam panjang. Dia dapat digelari Cinderella yang karena diadopsi secara gelap setelah  Hyeon-su menderita luka bakar dan cacat akibat ledakan mobil. 
 
7. The Red Shoes (2005) 
              https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQoQ_lyluAURcVx9HmCaHjI1JoO4nL-KgPvS_vdFq24Xm6q0eSYDrc_KnBd2RKw7uM2Oa8C2TOtPHvpeu8_K_U5niXU877mPFjU20wSTeYTQLjh0fSDJ9PF45xjpwaAf8Zg75RutwsvPHM/s1600/The+Red+Shoes.jpg
Sun Jae yang akhirnya mengetahui alasan kenapa suaminya berubah kelakuannya terhadap dia dan keluarganya akhirnya memutuskan untuk pindah bersama anak perempuannya Tae-Su ke sebuah apartemen tua. Suau hari, ketika Sun-Jae kembali ke rumah, si karakter utama ini nemuin sebuah sepatu berwarna pink (ingat Pink bukan Merah..catat) di stasiun kereta api. Si Tae-Su yang emang suka ngoleksi sepatu tentu saja nggak nyia-nyiain sepatu cantik seperti itu tergeletak begitu saja. Nah, saat si Sun-jae memakai sepatu pink itu,  dia merasa dirinya adalah orang paling cantik dan berpikir siapapun nggak boleh nyentuh nih sepatu bahkan anaknya sendiri pun nggak boleh nyentuh sepatu pink ini (ingat pink bukan merah).
Cerita pun berjalan dan Sun Jae mengetahui ada yang aneh dengan sepatu Pink ini. Ternyata orang yang merebut sepatu ini dari orang yang sudah memakainya akan mendapatkan sebuah kejadian mengerikan yaitu kematian tragis dengan kaki yang terpotong. Hal ini diketahui setelah sahabatnya Kim-Mii He ditemukan tewas sesaat setelah merebut sepatu Pink ini dari Tae-Su. Sun-Jae juga mendapatkan sebuah mimpi kalau anaknya juga akan mendapatkan kejadian yang sama dengan Kim-Mii Hee. Bersama  In-Cheol, seorang designer interior, Sun Jae pun mencari ada apa dengan Sepatu Pink terkutuk ini sebelum dirinya dan anaknya bernasib sama dengan Kim-Mii He, terbunuh dengan kaki terpenggal. 

8. White: The melody of Curse  (2011) 
   

Film ini menceritakan sebuah girlband baru bernama “Pink Dolls” yang baru memulai debutnya. Namun, kepopuleran mereka jatuh sebagai girl band yang payah dan tidak menarik.Hal ini lebih banyak dikarenakan tidak adanya kekompakkan diantara mereka. Eun Jeong adalah pemimpin tim sekaligus yang tertua adalah seorang mantan penari latar grup band lain. Alhasil, bukannya dihargai, Eun Jeong sering mendapat hinaan dari anggota Pink Dolls yang lain. Je ni adalah pemimpin vokal yang bisa mencapai nada tinggi, tidak pernah puas dengan kepemimpinan Eun Jeong, terutama ia merasa Eun Jeong terlalu tua untuk menjadi anggota girlband mereka. Ah Rang adalah anggota termuda dan merasa dirinya paling cantik, namun selalu merasa iri karena kecantikkannya tidak mampu menjadikannya vokalis utama. Sedangkan Sin ji adalah penari utama yang kasar, sok, dan merasa dirinya lebih hebat dibanding eun Jeong yang hanyalah penari latar. Meskipun Sin Ji pun sebenernya ada;ah mantan anggota grup “Pure”, namun belum debut.

Ketidak kompakan mereka terus menerus menambah beban Eun Jeong. Apalagi pimpinan manajemennya menginginkannya untuk menjadi tenar dengan jalan yang salah, yakni memberikan tubuhnya untuk seorang produser muda yang ternyata membiayai mereka, Lee Tae-yong. Hingga pada suatu hari mereka harus pindah studio, ke sebuah studio murah bekas bangunan studio lama yang pernah terbakar dan menyebabkan banyak korban jiwa termasuk para girlband, produser, dan pihak manajemen.

Tanpa sengaja, Eun Jeong menemukan sebuah video lama berjudulkan ‘White’ di studio menari. Akhirnya, karena lagu tersebut tidak pernah dirilis, maka pimpinan manajemen memutuskan lagu tersebut akan dipakai sebagai album kedua mereka. Tanpa diduga, lagu tersebut meledak di kalangan remaja, sehingga mereka mendadak menjadi idola baru. Dari Pink Dolls yang bukan apa-apa menjadi idola yang bahkan mampu menyaingi idola lama “Pure”.

Akan tetapi, kecemburuan dalam girlband ini semakin meruncing saat manajemen memutuskan untuk memilih vokalis utama yang notabene nya akan menjadi pusat perhatian sebagai idola. Namun tanpa disadari oleh mereka, saat persaingan itu meruncing diantara mereka, dendam lama di balik lagu White ternyata juga menggelora. Keanehan demi keanehan tidak wajar terjadi. Je ni yang awalnya di daulat sebagai vokalis utama terlilit mikrophone di ruang studio dan akhirnya masuk rumah sakit dan tidak sadarkan diri. A Rang yang menduga kalau kecelakaan Je Ni adalah ulah orang dalam yang iri, mendapati wajahnya mulai rusak dan mulai stres. Saat ia di daulat menjadi pusat perhatian, ia mengalami kecelakaan dan jatuh saat shooting video klip.Shin Ji, yang mengikuti acara ‘Survival Challenge’ mengalami kecelakaan dan jatuh tertindih kamera.

Hanya Eun Jeong menyadari kalau keanehan ini dimulai sejak mereka menyanyikan lagi White. Bersama sahabatnya, Soon-ye, ia menemukan fakta adanya tragedi berdarah di balik lagu White. Seorang anggota girlband pernah bunuh diri di bangunan itu akibat tidak tahan terhadap tekanaan anggota girl band lain yang iri atas kemampuannya dalam menulis lagu dan koreografi. Setelah gadis itu menjadi vokalis utama, anggota yang lain menjadi iri. Wajahnya dirusak apalagi karena ia menjadi umpan bagi produsernya pada saat itu. Dengan dendam yang membara dalam hatinya, sang pencipta lagu white ini pun bunuh diri dengan meminum obat pembersih lantai. Anggota lain pun mengaku sebagai White yang baru dan menyanyikan lagu itu. Namun pada saat shooting video klip, ia merasa dihantui dan menemukan penari latarnya lebih satu orang. Akhirnya karena merasa tertekan, ia membakar sebuah surat peninggalan White. Namun white yang terus menghantuinya akhirnya membuat api di suratnya itu membakar seluruh bangunan termasuk orang-orang di dalamnya.

Akan tetapi, Eun Jeong dan sahabatnya salah paham dan mengira penyanyi pengganti itu adalah White. Eun Jeong yang merasa kutukan dalam lagu itu telah berhenti, menjadikan dirinya ‘White’ yang baru. Ia menjadi idola nomor satu dan digilai dimana-mana. Sikapnya menjadi berubah dan ia mengaku kalau lagu dan traian White adalah ciptaannya. Sampai saat Soon Ye menyadari kalau kutukan itu masih berlanjut. Ia pun mati-matian menyelamatkan Eun Jeong, namun terlambat. Saat Eun Jeoung tampil di acara penghargaan, the Music Fever Charts, dan memenangkannya, ia menemukan penarinya lebih. Dan kemunculan “White” asli yang hanya bisa dilihat oleh Eun Jeoun dan Soon Ye merenggut nyawa Eun Jeoung di atas panggung ketenaranya. 

9. Bunshinsaba (2004)
                          
Film ini bercerita tentang Yoo Jin, seorang murid pindahan dari Seoul yang, dengan dua temannya yang lain,Yoo Jin terus-menerus diganggu oleh teman-teman sekelasnya. Suatu malam, Yoo-Jin dan teman-temannya memutuskan untuk menempatkan kutukan pada musuh-musuh mereka dengan membuat sebuah papan Ouija dan mulai menulis nama-nama perempuan pengganggu.
Menggunakan kutukan Bunshinsaba, Yoo-Jin memperingatkan temannya yang lain untuk tidak membuka mata mereka hingga mantra selesai. Panggilan ini mulai berlaku, dan Yoo-jin, agak penasaran, membuka matanya. Dia terkejut dan ketakutan, saat melihat sosok gadis pucat seperti orang mati dengan rambut panjang menyamping.
Namun, tidak hanya sampai situ saja. Keesokan paginya ketika Yoo-jin datang ke kelas, dia menemukan bahwa salah satu mayat teman sekelas yang sering mengganggunya berada di meja dengan wajah terbakar. Sementara itu, pihak sekolah mempekerjakan guru sukarelawan bernama Eun Ju Lee, dia dikenal dengan sebutan Ms Lee, sebagai guru seni.
Dia mulai memanggil absen kelasnya dan berhenti pada nomor urut 29 dengan menyebutkan sebuah nama ‘Kim In-Sook’. Para siswa ketakutan ketika mereka mendengar nama itu, dan bergegas keluar dari kelas karena mereka melihat sang guru seperti berbicara dengan Kim In-Sook. Yoo-Jin adalah satu-satunya murid, yang berani memberitahu Eun Ju bahwa Kim In-Sook sudah tidak ada. Eun Ju kembali melihat kursi tersebut dan menyadari bahwa tidak ada nama di nomor kursi 29.
Tiba-tiba, Yoo-Jin melihat sosok di belakang Eun Ju. Penyelidikan segera di lakukan setelah tiga siswa pengganggu lainnya mati dengan cara yang sama. Akhirnya, Yoo-Jin menyadari bahwa dia kerasukan roh Kim In-Sook. Dia membunuh semua orang yang mengganggunya, meskipun dia tidak ingat telah melakukannya. Eun Ju juga bisa merasakan kekuatan mengerikan sekitarnya Yoo Jin.
Mr Han, penasihat kelas Yoo Jin, memutuskan untuk membantu Yoo-Jin dengan berkonsultasi pada temannya pada apa yang menyebabkan dia bertindak aneh. Melalui hipnotis, mereka mampu melihat masa lalu dan mencari tahu bahwa roh yang berada di tubuh Yoo-Jin adalah Kim In-Sook, dan memiliki memori bagaimana dia dibunuh.
Sesuatu menjadi bertambah buruk ketika Eun Ju kerasukan oleh roh Kim In-Sook, Chun Hee, ternyata merupakan reinkarnasi. Chun Hee dan Kim In-Sook secara brutal dibunuh oleh penduduk desa dan sebelum meninggal, mereka memberikan kutukan itu untuk generasi yang akan datang, siapapun yang meninggalkan desa akan mati. Dengan Chun Hee yang akhirnya menguasai tubuh Eun Ju, dia menuntut hukuman atas orang yang menganiaya mereka,pada akhirnya membunuh kepala sekolah Mr Han.
Tidak lama kemudian, Eun Ju melahirkan seorang anak perempuan dan dalam tubuh anak perempuannya  itu ada roh Kim In-Sook… 

 10. This Sir With Love 2006

                   

This Sir, with Love ( My Teacher, Teacher’s Mercy and Bloody Reunion) adalah film horor 2006 Korea Selatan, dan Karya sutradara film Im Dae-woong.
Cerita tentang kekejaman, pembunuhan misteri oleh seorang yang bertopeng kelinci.

11. The wig 2006

 The Wig 가발 adalah film horor Korea Selatan yang disutradarai oleh Won Shin-yeon, dan dibintangi Chae Min-seo dan Yoo Matahari. Telah dirilis di Korea Selatan pada pertengahan tahun 2005 dan dirilis ke DVD di Amerika Serikat pada tahun 2008. Kira- kira sudah ada di Indonesia ya?

 12. Phone 2002 

                             

Sebuah film horor Korea Selatan 2002 yang disutradarai dan ditulis oleh Ahn Byeong-ki dan dibintangi Ha Ji-Won dan Kim Yoo-Mi. Film ini adalah kisah cinta yang kompleks dan mengganggu yang melibatkan kepemilikan dan hantu. 
13. Cello 2005 

                         
Cello 첼로 adalah film horor Korea Selatan tahun 2005.
Pembunuhan misteri, hantu, supranatural akibat suatu alat musik Cello. 

14. Bunshinsaba 2004
               

Film horor Korea Selatan yang disutradarai oleh Ahn Byeong-ki.
Pada tahun 2004, itu diputar di Puchon International Fantastic Film Festival tahunan ke-8. Film ini telah ditayangkan Amerika tersebut pada 2005 New York Korean Film Festival, dan ditunjukkan akhir tahun itu pada Screamfest Horror Film Festival.
Pada tahun 2012 sutradara Ahn Byeong-ki telah membuatnya dalam versi film  Cina juga dengan judul yang sama Bunshinsaba. 

 15. Doll Master (2004) 

                            

The Doll Master 인형사 adalah film horor Korea Selatan tahun 2004 yang disutradarai oleh Yong-ki Jeong. Kisah tentang pembunuhan berantai yang dilakukan oleh boneka.

 16. Thirst (2009)
 
Thirst  박쥐 adalah film horor Korea Selatan pada 2009 yang ditulis, diproduksi dan disutradarai oleh Park Chan-wook. Cerita film ini diambil dari novel Thérèse Raquin pengarang Émile Zola.
Film ini menceritakan kisah seorang Pendeta Katolik yang jatuh cinta dengan isteri temannya istri, lalu dia berubah menjadi vampir melalui percobaan medis yang gagal.
Film ini awalnya diberi judul disebut ‘The Bat’ supaya lebih kelihatan horor. Bagaimanapun juga, film ini adalah tentang vampir. Dan bahkan lebih dari itu. ini adalah tentang gairah dan cinta segitiga. Saya rasa ceritanya unik karena tidak hanya thriller, dan bukan hanya sebuah film horor, tapi kisah cinta terlarang juga. Film ini memenangkan Jury Prize di Cannes Film Festival 2009. 

17. The Ghost 2004 


Seorang gadis remaja yang menderita amnesia tiba- tiba terhubung ke sekelompok orang yang sedang membunuh satu per satu dirasuki hantu pendendam. Min Ji-Won (Kim Ha Neul-) menderita amnesia yang disebabkan oleh kecelakaan hampir setahun yang lalu. Setelah kecelakaan itu, Min Ji-Won adalah orang yang pemalu. Sebelum kecelakaan itu, Min Ji-Won adalah pemimpin sekelompok empat gadis pengganggu. Melalui gambar, Min Ji-Won belajar tentang tiga anggota lain dan dia ingin mempelajari apa yang terjadi pada mereka. Sementara Min Ji-Won mencoba untuk mengungkap misteri, mantan teman-temannya dibunuh satu per satu.
 

Sinopsis Jenny Juno [K-Movie]

Sinopsis Jenny Juno [K-Movie]




Review Sinopsis Jenny Juno
Berniat untuk nonton? silahkan download disini, sudah dilengkapi dengan subtitle indonesia:)
 
DETAIL

Judul : Jenny Juno /
제니, 주노
Genre : Romance, comedy
Durasi : 105 menit
Direktor : Kim Ho Joon
Release Date ( in Korea ) : 18 Febuari 2005


SINOPSIS:

Drama ini bercerita tentang sepasang kekasih yang harus menyembunyikan fakta kalau mereka akan punya anak. Padahal Juno dan Jenny masih kelas 9 SMP, sehingga mereka bingung bagaimana harus menghadapi situasi ini. Mereka sempat ingin memutuskan untuk aborsi, tapi setelah melihat video proses aborsi mereka jadi mengurungkan niat mereka. Juno adalah murid pindahan di sekolah Jenny, ketika pertama kali bertemu Jenny, Juno langsung suka. Juno adalah murid yang keren dan pupuler di kalangan cewek - cewek, sedangkan Jenny adalah ketua kelas di kelas Juno, sosok gadis yang pintar, jail, periang, dan cantik tentunya. Mereka berdua saling mencintai. Kisah manis cinta mereka di perlihatkan dengan sangat menarik.


CAST
Park Min Ji sbg Jenny
 
Kim Hye Seong sbg Juno
 
Lim Dong Jin sbg ayah Jenny
Kim Ja-ok sbg ibu Jenny
Kang Nam Gil sbg ayah Juno
Lee Eoung Kyeong sbg ibu Juno
Sinopsis Jenny Juno part 1

Cerita ini dimulai ketika seorang anak cewek yang masih berumur 15 tahun, hamil.
Jenny melihat alat tes kehamilannya positif, dia langsung kaget megetahui kalau dirinya hamil. Jenny langsung mengendarai sepedanya ke sekolah. Jenny berlari menuju kelas Juno,
“Jenny ?” ucap Juno ketika melihat Jenny
“Ayo ikut !” Jenny mengajak Juno ke atap sekolah


Diatap sekolah, Jenny terus bertanya pada Juno apakah dia mencintainya.
“Juno, jika kakiku patah. Paakah kau akan tetap bersamaku?”
“ya tentu saja. Aku akan membawa mu di pundakku.”
Setelah Jenny berbasa-basi dengan pertanyaan seperti itu, akhirnya dia mengatakan kalau dia hamil. Juno kaget. Jenny kembali menanyakan seberapa besr cinta Juno untuknya. Juno menegaskan kalau dirinya sangat cinta pada Jenny seperti langit dan bumi.
“Tapi apa yang harus kita lakukan sekarang?” Junno bingung.
“Tolol.... Ya kita harus membuat sebuah keputusan, jika bayi ini lahir... kau akan menjadi seorang ayah. Jika tidak, bayinya akan....”


“Tapi.. kau yakin kau benar-benar hamil?” tanya Juno karena masih tidak percaya.
“Apa? Itukah yang dapat kau katakan !” kata Jenny jengkel sambil mendorong tubuh Juno.


Semenjak kejadian itu, Juno terus menghindar dari Jenny. Jenny mencari Juno dikelas, tidak ada. Saat itu, Juno sedang menangis dalam kamar mandi. Sepulang sekolah, Jenny menunggu juno di depan gerbang, tapi Juno tidak muncul-muncul juga. Malamnya Jenny terus-terusan menelepon Juno tapi diabaikan oleh Juno. Akhirnya dia membaca buku tentang bayi.


Hari berikutnya sepulang sekolah, Jenny sengaja menunggu Juno di depan kamar mandi (karena Juno biasa sembunyi di kamar mandi). Juno muncul. Jenny mengajak Juno ke dalam kelas.
“Kenapa kau begitu kuatir !! Ada yang ingin kau katakan padaku?” kata Jenny sambil menangis. “Kenapa kamu !!!” Jenny lalu memukul-mukul tubuh Juno.
“Sebenarnya aku..hanya berusaha menghindarimu!.” ucap Juno lirih. “Aku hanya mencoba memutuskan apa yang seharusnya kita lakukan.”

Jenny mengajak Juno adu panco (heh!! Aneh juga ya, padahal ntar pasti yang cowok psti menang lah). Jika Juno menang maka Juno yang mengambil keputusan dan Jenny akan mengikutinya, dan sebaliknya jika Jenny yang menang maka segala keputusan ada ditangan Jenny.
Adu panco dimulai.... Jenny berusaha sekuat tenaga. Juno terus menahan tangan Jenny tanpa berkata sedikitpun. Jenny menangis. Apakah kau bisa hidup tanpaku? Apakah kau dapat hidup tanpa melihatku? Juno !! aku tak dapat hidup tanpamu! Tanpamu, ku tidak bisa makan dan tidur (*agak lebay yah*). Tiap hari menangis dan menghabiskan waktuku dimana tidak ada seorangpun disana. Kau mengerti ?!
Juno memandang jenny yang menangis.
“Kau bodoh ! ini masalah kita. Kau tak boleh menghindarinya. Aku tak mau disebut sebagai pengecut. Kita harus membuat keputusan bersama, Itu yang kuinginkan darimu! Karena kau adalah orang yang paling kucintai dan ingin kunikahi” Jenny mengakhiri ucapannya sambil mendorong tangan Juno. Juno tak sanggup berkata apa-apa lagi. Matanya berkaca-kaca. “Mulai saat ini dimanapun aku duduk kau harus berada disampingku!” kata Jenny sambil pergi.


Di luar kelas ternyata Juno sedang membuat kejutan untuk Jenny. Dia menuliskan kata “Jenny!! Aku mencintaimu !” Jenny dan teman-temannya terkejut melihat itu.
“Wah jenny.. Juno keren sekali ! Aku iri padamu !” kata teman-teman Jenny sambil melihat apa yang dilakukan Juno dari jendela kelas. Jenny tersenyum.


Saat di perpustakaan, Jenny dan Juno melihat video aborsi. Bagaimana aborsi itu berlangsung.

Selesai melihat itu, mereka pergi ke taman. Juno mengaku kalau dirinya sebenarnya ingin meninggalkan Jenny dan pergi jauh. Tapi setelah melihat video itu, dia menyesal telah punya pikiran seperti itu. Jenny pun demikian. Dia sebenarnya tidak ingin memiliki bayi. Tapi setelah melihat itu, pikirannya berubah. Mereka berjanji akan membesarkan bayi itu.

Didepan kaca, Jenny mengamati perutnya yang mulai membesar. Kakaknya masuk dalam kamarnya. Untung kakaknya tidak menyadari kalau Jenny hamil.


Pagi-pagi sekali Juno sudah menjemput Jenny. Dia membawakan tas Jenny dan menjaga Jenny saat di bus. Sejak kejadian itu (video aborsi), Juno jadi sangat perhatian pada Jenny. Saat Jenny makan pizza dari teman-temannya, Juno membawakan minuman . Lalu Juno juga mengajak Jenny ke restaurant. Di restaurant, jenny disuruh makan sepuasnya agar bayi Jenny sehat. Kegiatan hari ini sanagt melelahkan bagi Jenny. Sampai dirumah dia langsung tidur pulas.

Dalam mimpinya, dia membayangkan awal mula pertemuannya dengan Juno.

[ Flashback ] “Hey ada cowok manis dia ada di kelas sebelah!” teriak salah seorang teman jenny yang seketika itu juga mengacaukan ketenangan kelas. Jenny sebagai ketua kelas penasaran, apa sih yang mereka ributkan.

“Wowww, dia benar-benar manis!”tutur teman-teman jenny

“Hey, namaku Juno! Aku pindahan dari Busan, aku suka olahraga. Peringkatku tidak sebagus itu, tapi aku benar-benar suka Star Craft. Aku baru mulai saja, tapi aku ini adalah seorang pemain game professional di dalam sebuah tim.”
“Hey, kau seorang bintang! Kau ada di pertunjukkan itu minggu lalu.” Tanya seorang teman di kelas baru Junno
Juno menggamggukan kepalanya.
“Mereka memanggilmu apa? Tanyanya lagi.
“Crazy Hydra, itu panggilan mereka untukku.” Jawab Junno
“Kau orang yang mengalahkan pemain terbaik ketiga minggu lalu ? teman Junno yang lain ikut bertanya.
Junno kembali mengaggukakan kepalanya.
“Senang bertemu kalian!” Junno mengahkiri perkenalannya.
“Dia benar-benar keren !” ungkap teman Jeny yang masih mengintip Juno di balik jendela kelas.

Junno mulai beradaptasi dengan teman-teman sekelasnya. Mereka semua bertanya pada Junno tentang game. Jenny terpesona melihat Juno.

Kelas Jenny-Juno main bola lempar. Junno dengan tidak sengaja melempar bola ke Jenny terlalu keras. Hal itu menyebabkan Jenny kesakitan.
“Kau baik-baik saja?” Tanya Junno khawatir.
“Ya, aku baik-baik saja.” Jawab Jeny seraya langsung berlari meninggalkan gedung olah raga.

Saat perlombaan lari estafet, Juno selalu mempehatikan Jenny. Begitu pula sebaliknya, Jenny terpesona dengan Juno. Cewek-cewek yang lain bersorak-sorak untuk Junno.


Mata Juno hanya teruju pada Jenny, hingga akhirnya … Brukk! Junno menabrak tiang pagar sekolah. Juno pun langsung pusing, dan Jenny dengan khawatir langsung memapahnya ke UKS.


[ kembali ke kehidupan sekarang ]

Jenny terbangun dari tidurnya, dia langsung menelpon Juno dan menyuruhnya untuk membawakan makanan *critanya Jenny lagi nyidam*
“Apakah itu enak? Katakan saja padaku apa yang ingin kau makan.” Ungkap Juno sambil memperhatikan Jeny makan dengan lahapnya.
“Benarkah? Mmm… aku ingin beberapa ayam, beberapa gurita, dan beberapa sushi dan itu terlalu banyak.” Jawab jenny dengan serius.
“Katakan saja.” Tegas Juno
“Minumlah ini, dan makanlah dengan pelan. Kau akan sakit kalau makan terlalu cepat!” Juno memberikan minuman pada Jenny.
Tiba-tiba Junno merasa mual. Jenny khawatir, namun Juno meyakinkannnya kalau dia tidak apa-apa. Juno senagn kalau melihat jenny makan. Jenny tersentuh mendengar perkataan Juno. Lalu, Juno meminta pada Jenny, “Bisakah kita ciuman?”.
Mereka berdua senyum- senyum malu. Namun, tanpa berkata-kata lagi, Jenny langsung mencium pipi Junno dengan cepat. Mereka berdua tertawa kecil.


Setelah sarapan pagi Juno mengambil berbagai macam buah yang ada di kulkas. Juno mengaku pada ortunya buah itu untuk dirinya agar dia bisa tumbuh lebih cepat (ngomong aja buat Jenny). Sambil memakai sepatu, juno menyindir ayahnya yang pelit ngasih dia uang jajan.
“ya, aku dibayar rendah. Hal itu biasa kalau punya anak banyak. Nah ini cuma punya satu anak. Mereka juga punya kehidupan!” keluh Juno.
Ayahnya tersedak. Lalu ayah Juno memberikan uang lebih pada Juno. Juno tersenyum.

Disekolah, Juno memberikan buah-buahan itu pada Jeny sambil mengecup pipi Jenny. Jenny pun juga mengecup pipi Juno.

Jeni dan Juno mengikuti pelajaran reproduksi (karena ini pelajaran repro, jadi cowok cewek dipisah). Bu guru mulai menerangkan tentang reproduksi pada yang cewek dulu. Setelah yang cewek selesai baru yang cowok.
“Barang ini dari tubuhmu , apa yang terjadi jika tak dapat dikendalikan dari rangsang?” Tanya bu guru sambil menunjuk bagian alat kelamin cowok pada boneka manekin.
“Kita biarkan saja keluar!” jawab salah satu murid diikuti tawa semua anak cowok.
“adakah yang pernah mencoba masturbasi disini?” Tanya bu guru lagi.
“aku!!aku!!” jawab salah satu murid yang sama pula.
Sekarang bu guru menerangkan tentang bahayanya masturbasi. Sesudah itu, bu guru tanya lagi siapa yang masih berani masturbasi. Semua anak cowok tunjuk tangan. Bu guru tersenyum. Lalu bu guru melihat keluar jendela. “ Bau apa ini?”
“Bau yang seperti itu ! (maksudnya bau masturbasi kali… ih jorok)” jawab salah satu murid yang sama dengan yang menjawab soal2 bu guru tadi.

Saking kesalnya dengan jawaban anak cowok tadi, bu guru langsung mencubit pipinya sambil menjepit leher anak cowok itu dengan lengannya.

Sepulang sekolah, jenny minta makanan yang asam pada Juno (nyidam). Juno memutuskan membelikan Jenny bihun (sejenis mie kering).

Di restaurant Jenny makan lahap sekali. Jenny teringat kalau cewek yang mengantar makanan tadi adalah cewek yang mengajari Juno matematika. Jenny cemburu.Juno mencoba memberi penjelasan pada Jenny.

Selesai dari restaurant, mereka beranjak pergi ke taman. Jenny dan Juno berfoto di mesin pembuat cap kuku (sejenis mesin yang bisa membuat kutek dengan foto kita sendiri).

Setelah itu mereka pergi membeli arum manis. Ditengah taman kota, mereka berciuman.

Malam sudah larut, Ibu Juno sedang membersihkan telinga ayah Juno. Ayah Juno berkata kalau dia ingin membuat adik lagi untuk Juno. Bersamaan dengan itu, Juno menguping pembicaraan mereka dari balik pintu. Juo berpikir kalau dia punya adik berrarti anaknya nanti pasti bakal lebih tua daripada adiknya. Itu tidak boleh terjadi, karena bisa merusak pohon keluarga Juno, pikirnya lagi.

Pagi – pagi sekali Juno sudah menghampiri Jenny. Kakak Jenny sedikit judes menyambut kedatangan Juno. Juno disuruh masuk. Ibu Jenny berkata kalau Jenny sedang agak sakit, tapi dia tidak mau dibawa ke rumah sakit (sebenarnya sih karna takut kalau dia hamil). Juno duduk disebelah Jenny.
“Hey Jenny apa kau sakit?”
“Apakah aku harus berteriak-teriak?” jawab Jenny ketus.
“Apa?” Juno bingung dengan maksud perkataan Jenny.
“Tanpa ada aku, kau kan bisa bersenang-sengan dengan Pyoy (gadis yang direstaurant kemarin).”
Juno terdiam. Tapi dia menegaskan kalau hanya Juno lah yang ada dihatinya (ngiri… !!). Jenny menggoyangkan boneka yang sedari tadi dipangkunya. Dari boneka itu keluar berbagai macam obat.
Kemudian Jenny membuka obat itu dan melemparkannya keluar satu per satu. Obat-obatan yang dibuang Jenny dimakan oleh anjingnya.

“Hey, apa kau tahu kalau orang hamil nggak boleh minum banyak obat?” kata Jenny sambil terus membuang obatnya satu per satu. Jenny menceritakan kisah kakaknya yang keguguran pada Juno.

Sampai dirumah, Juno menceritakan pada ibunya kalau pacar temannya ada yang hamil (sebenarnya dia masih takut untuk jujur, jadi dia bohong kalau yg hamil itu pacar temannya padahal kan pacarnya sendiri huhu).
“temanmu?” Tanya ibunya
“Bukan! tapi pacar temanku.”
“Ya Tuhan, anak-anak berkelakuan seperti itu !? sudah berapa lama?”
“sekitar 3 – 4 bulan.”
“Itu sih sudah harus dibawa ke rumah sakit. “ Apakah ayah ibunya tahu?”
“Tidak.” Jawab Juno singkat.
Karena terlalu ditanya-tanya ibunya, akhirnya Juno pergi.

Tengah malam, jenny menelepon Juno. Sebenarnya Juno sudah sangat mengantuk, tapi demi Jenny dia tahan ngantuknya. Jenny menelpon Juno untuk memberi kabar kalau keadaannya sekarang sudah baik. Junno ikut senang mendengarnya.

“Ada hal lain yang ingin kau katakan ? “ tanya Jenny pada Juno.
“Oh...! Saranghae!” jawab Junno
Jenny senang mendengarnya. Junno bilang kalau dia ingin menemui Jenny sekarang, tapi Jeny melarang karena sekarang sudah tengah malam. Juno tetap bersikeras ingin bertemu Jenny, dia menyuruh agar Jenny agar jangan mengunci pintu garasi rumahnya. Junno menutup telponnya. Dan Jenny tersenyum bahagia.

Mereka bertemu di dalam mobil yang ada di garasi rumah jenny. Junno ingin mencium Jenny, tapi Jenny menolak karena dia sedang flu.
“Tidak apa-apa! Aku bahkan menyukai virus flu mu.” Jawab Junno lembut. Saat mereka sedang berciuman, tiba-tiba Jenny mendorong Juno . Dia teringat gadis mie yang menurut gosip dia adalah orang yang mendapatkan ciuman pertama Juno.

“Kenapa kau baik? Katakan yang sebenarnya! Gadis mie itu, kan ?” tanya Jenny marah dan penuh curiga
“Mie? Aa... Hae – lin ?”
Jenny terus mengintrogasi Juno kalau sebenarnya ciuman pertama Juno adalah dengan Hae lin. Tapi Junno terus mengelak. Jenny memaksa. Dia menggelitik-itik Juno hingga Juno mau mengaku.

Saat pelajaran melukis, Jenny melukis jalan dengan objek dua orang pasangan yang sedang bersepeda. Melihat lukisannya, Jenny jadi teringat dulu sewaktu dia dan Junno sedang bersepeda bersama.

[ Flashback ] karena hujan deras, Jenny dan Junno terpaksa berteduh. Namun Jenny malah mengajak Juno untuk hujan-hujanan. Mereka pun bersepeda sambil hujan-hujan. Juno mengajak Jenny untuk singgah dirumahnya dulu. Mereka bermain PS di rumah Juno. Jeny hanya berbusana seadanya karena pakaiannya basah begitu juga juno.

Juno memandangi Jenny. mereka saling pandang. Merekapun ahkirnya tidur bareng di satu ranjang. Walau pacaran, tapi mereka masih sangat kaku untuk tidur bareng. Meski begitu, tapi kejadian itu pun ahkirnya terjadi.

[ kembali ke kehidupan sekarang ] Jenny melihat Hae Lin sedang berusaha mendekati Juno. Hal itu membuat Jenny cemburu. Ditambah lagi, teman-teman Jenny yang memanasi jenny dengan bilang ‘apakah Hae-lin benar berciuman dengan Juno?’ .. Kecemburuan Jenny memuncak. Dia pun berkelahi dengan Hae-lin. Junno melerai mereka berdua.

Junno bertanya pada jeny kenapa jenny bertengkar dengan Piyo (panggilan Junno untuk Hae Lin). Jeny bilang kalau piyo lah yang mulai duluan.Tapi Juno masih tidak percaya dengan jawaban jeny, dia tanya sekali lagi kenapa jenny memukul piyo. Jenny marah pada Junno, karena Juno lebih memihak piyo. Juno beralasan kalau sebenarnya dia tidak ingin jenny bertengkar dengan piyo karena dia takut bayi mereka akan menirukan tingkah ibunya. Juno memperingatkan jeny agar jangan melakukan hal itu lagi.

Di kamar, Jenny melihat-lihat kondisi perutnya . Dia melihat ada yang aneh di perutnya, di tengah-tengah kenapa ada garis gelap . Jeny menelpon temannya untuk menanyakan hal tersebut. Temannya bilang kalau mulai dari sekarang jeny harus lebih hati-hati, karena mungkin saja dia sedang hamil. *temannya belum tau kalau sebenarnya jenny memang sedang hamil*

Keesokannya harinya, Juno mengantar Jenny untuk pergi ke RS kandungan. Di sana mereka melihat sebuah layar komputer yang menampilkan kondisi bayi dalam sebuah kandungan. Mereka terperanga melihat itu.

Jenny dan Juno kemudian menuju kamar bayi, mereka melihat seorang bayi yang sedang di gendong suster. Mereka sangat senang melihat bayi itu. Lalu mereka pergi ke tempat pelatihan ibu hamil, di sana para suami membantu istri2 mereka untuk mengikuti pelatihan. Juno seolah-seolah sebagai seorang suami membantu Jenny menirukan ibu-ibu hamil itu.

Saat praktek masak di kelas Jeny, Juno datang menghampiri jenny. Dengan lembut, Jenny menyuapi Junno makanan buatannya. Jenny bertanya apakah enak. Junno menjawab ya.

Pagi ini Juno dan jenny pergi kencan. Mereka pergi dengan bus. Juno makan telur rebus milik ayahnya, dan dia menggati telur rebus ayahnya dengan sekeranjang telur mentah .

Ternyata tempat yang mereka tuju adalah sebuah taman kanak-kanak. Juno dan Jenny melihat segala aktifitas yang ada di TK. Tidak hanya itu, Jenny dan Juno juga mengajarkan nyanyian dan tarian pada anak-anak itu.


Setelah puas bermain di Taman Kanak-Kanak Jenny – Juno langsung pergi ke sungai. Disana mereka menyewa perahu untuk mereka tumpangi. Mereka berhenti di sebuah perambaan , Junno mengikatkan perahunay di tiang peramba. Tiba-tiba tali perahu itu terlepas, Jeni-Juno bingung bagaiman mereka pulangnya. Sinyal Hp mati, mereka hanay bias menunggu bala bantuan.

Malam hari nya Jenny sedang sibuk bercermin sambil melihat-lihat perutnya yang kian membesar. Tanpa sepengetahuan Jenny, ternyata kakaknya sudah berada di depan kamarnya sejak tadi.

“Kau ! Kenapa perutmu seperti itu ?” tanya Kakak Jenny khawatir.
“Kak...aku hamil.” Jawab Jenny dengan suara memelas.
Mendengar hal itu, kakak Jeny langsung shock. Perasaanya campur aduk, disisi lain dia merasa kesal dengan Jenny, namun dia juga merasa kasihan. Jenny minta pada kakaknya untuk jangan memberitahu ibu mereka, biarkan Jenny saja yang memberitahu ibu. Kakak Jenny langsung pergi meninggalkan kamar Jenny sambil menahan tangis.

Jenny merasa sedih, diapun langsung menelpon Juno.
“Jenny apa kau punya masalah besar?”tanya Juno khawatir.
“Hey, Juno. Kakakku sudah tahu semuanya. Aku sudah menceritakan kehamilanku. Bagaimana ini? Aku belum siap. Ayah Ibu pasti juga akan segera tahu. Apa yang harus kita lakukan ?” Jeny mulai panik.

Juno menutup telponya. Pagi harinya Juno datang ke rumah Jeny untuk bertanggung jawab atas kehamilan Jenny.

“ Nyonya saya datang kesini ingin memberitahu anda semuanya.” Ungkap Juno sambil menundukkan kepalanya. “Aku telah membuat Jenny hamil.” Juno mengangkat kepalanya.
“Ini semua salahku...”
“Bukan Bu! Ini bukan salahnya!” sanggah jenny. “Aku mengambil tes,, dan ini sudah sekitar 6 bulan sekarang.”
Ibu jenny sangat shock. Lalu tiba-tiba kakak Jenny muncul, “Benar Bu! Jenny selalu memakai ikat pinggang wanita keman-mana.”
Ibu Jenny langsung lemas, dia langsung pergi meninggalkan Jeny –Juno. Kepalanya terasa sakit memikirkan semua ini. Dia terhuyung-huyung. Kakak Jeny berusaha membantunya jalan, tapi Ibu jeny malah menolaknya. Jenny merasa sangat sedih melihat kondisi ibunya yang seperti ini.

Untuk memastikannya, Ibu jenny membawa Jenny ke dokter kandungan. Selain Jenny, kakak Jeny dan Juno juga ikut menemaninya.
“Ya dokter, saya akan segera tiba disana dalam waktu 30 menit.” Ibu jenny menelpon dokter kenalannya sambil mengendarai mobil

Jeny, kakak dan ibunya keluar dari ruang dokter. Mereka bertiga langsung pergi tanpa memperdulikan Juno yang dari tadi menunggu di ruang tunggu. Kakak Jeny menari tangan Jenny untuk segera masuk ke mobil. Sebelum masuk ke mobil, Ibu jenny menghampiri Junno dan langsung menamparnya. Prakk! Juno menerima tamparan itu mendarat dipipinya dengan pasrah. Mereka bertiga pergi meninggalkan Juno didepan klinik.
Jenny menengok Juno dari jendela mobil, “Juno! Aku akan menelponmu!” tegas Jenny seraya ingin menagis.

Dirumah Juno, Juno berjalan menuju meja makan. Dia melihat ibunya sedang asyik membuat sarapan untuk Juno.
“Kau dirumah?” tanya Ibu Juno yang seketika melihat Juno sedang berdiri di depan meja makan. Ibu Juno memberikan Juno sarapan yang sedang ia buat itu.
Ibu juno melihat Juno sedang meminum kecap yang ada di meja makan . “Oh Tuhan! Kau sudah mulai gila sekarang! Kau minum semua kecap disisni. Itu barang yang kuat.” Ibu Juno bingung melihat konsisi anaknya seperti itu
Bu !! Teriak Juno pada ibunya. Seketika ibu Juno langsung kaget mendengar anaknya berteriak seperti itu, “Oh telingaku! Kenapa kau beerteriak?”
“Bu! Kau tahu temanku Jenny kan?”
“Ya, anak yang pintar, cantik dan seorang ketua kelas.” Jawab Ibu Juno sambil terus mengadoni nasi.
“Dia hamil.” Tutur Juno dengan nada suara pelan.
“Dia kenapa? Hamil?”
“Dia sedang mengandung sekarang.” Juno memperjelas maksudnya.
“Ha?” Ibu Juno bingung melihat sikap anaknya yang aneh.
“Jadi kami memutuskan untuk memiliknya.” Juno basa-basi namun hal itu malah semakin membuat ibunya bingung.
“Kami?” tanya ibu juno dengan serious dan tatapan tajam ke arah Juno.
“Itu bayiku.” Juno akhirnya bisa mengatakan.
“Apa yang kau katakan!” emosi ibu juno mulai memucak.

Juno bercerita kalau dia sudah bertemu dengan Ibu Jeny dan sudah memberitahu dia semuanya *tentang kehamilan Jeny*. Juno menambahkan, kalau mereka juga sudak ke rumah sakit. Juno mengungkapkan, selama ini dia bersama Jenny berusaha menyembunyikan rahasia ini selama mereka mampu. Mereka pikir kalau orang tua mereka sampai tahu, orzng tua mereka pasti akan mencoba untuk menyuruh menggugurkannya.
Ibu juno menatap Juno dengan pandangan tajam, matanya tidak berkedip seditpun. “Kau..kau...! Apa yang kau katakan!”
“Maafkan saya Bu! Dapatkah kau membertahu ayah untukku bu?” Junno memohon.

Malam harinya ayah Jenny meluapkan kekecewaannya pada anaknya dengan minum banyak alkhohol. Istrinya sudah berusaha mencegahnya, tapi ayah tetap saja terus minum.
“Kau tahu apa yang dokter tadi bilang? Kata Dokter dia bisa merasakan getaran infrasonik dari perut Jenny, dan bilang kalau bayi Jeny itu laki-laki.”
Sebenarnya yang membuat ayah Jeny sangat kesal adalah bayi laki-laki yang akan dilahirkan Jenny. Dari dulu orang tua Jenny selalu berusaha keras untuk mendapatkan anak laki-laki, tapi mereka selalu mendapatkan anak perempuan.

“Sekarang apa yang akan kita lakukan? Perutnya akan makin memebesar.” Tanya ibu Jeny sedih.
Ayah jeny bilang kalau dokter sebelumnya belum pernah menemukan ibu hamil yang sekuat seperti Jenny.
Malam harinya ayah Jenny meluapkan kekecewaannya pada anaknya dengan minum banyak alkhohol. Istrinya sudah berusaha mencegahnya, tapi ayah tetap saja terus minum.
“Kau tahu apa yang dokter tadi bilang? Kata Dokter dia bisa merasakan getaran infrasonik dari perut Jenny, dan bilang kalau bayi Jeny itu laki-laki.”
Sebenarnya yang membuat ayah Jeny sangat kesal adalah bayi laki-laki yang akan dilahirkan Jenny. Dari dulu orang tua Jenny selalu berusaha keras untuk mendapatkan anak laki-laki, tapi mereka selalu mendapatkan anak perempuan.
“Sekarang apa yang akan kita lakukan? Perutnya akan makin memebesar.” Tanya ibu Jeny sedih.
Ayah jeny bilang kalau dokter sebelumnya belum pernah menemukan ibu hamil yang sekuat seperti Jenny.

Sementara itu, di rumah Juno. Ayah Juno mengamuk mendengar penjelasan dari ibu Juno. Ayah langsung mendatangi kamar Juno. Dia langsung memukul tubuh Juno yang saat itu sedang bersembunyi di dalam selimut.
“Ouch! Itu sekeras batu.” Ayah Juno menggerak-gerakkan tangannya yang kesakitan karena entah telah memukul apa. Ayah Juno langsung pergi meninggalkan kamar Juno.
Ternyata di dalam selimut Juno memakai helm, jadi sewaktu tadi ayahnya memukulnya, tangan ayahnya sebenarnya sedang memukul helm.

Pagi hari di gelanggang olahraga sekolah, Juno memberitahu temannya kalau sebanarnya Jeny sedang hamil. Itu sebabnya dia absen hari ini.


Di meja makan rumah Jeny, Ibu Jeny sedang makan dengan emosi. Dia masih kesal pada Jeny. Tiba-tiba kakak jeny menerima telepon dari guru di sekolah Jeny.
Ibu Jeni langsung bersembunyi dibawah kolong meja, dia merasa sudah tidak punya muka lagi untuk bertemu dengan guru Jeny. Namun, kakak Jeny terus memaksa ibu untuk menerimanya.

Sepulang dari acara makan malam, Orang tau Jenny melihat Jenny sedang asyik makan.
Ibu Jeny heran, bukankah Jeny punya penyakit untuk bangun pagi. Tapi sekarang malah di pagi buta mereka melihat anak perempuannya sedang lahap makan.

Sementara itu di rumah Juno, orang tua Juno meluapkan kekecewaan mereka dengan mium sprite berbotol-botol.
“Kau! Kita terlibat masalah begini karena kau. Bagaimana kau bisa melakukan semua ini pada kami?. Tanya ayah Juno Begitu melihat Juno pulang ke rumah.
“Bagaimana bisa ??? Ahh.. aku tidak percaya itu anakku! Itu tidak mungkin terjadi padaku.. Ahhhh....!” Ibu Jeny sudah mulai mabuk karena kebanyakan minum.

Juno pergi ke kamarnya, dia merasa sedih atas semua ini.

Sementara itu Jenny sedang tertidur di meja belalajarnya, dia mengingat masa lalunya bersama Juno.

[ Flashback ] Saat Jenny akan pulang sekolah, dia mengeluarkan sepatunya yang lain. Namun, tiba-tiba saja Juno dan teman-temannya gag sengaja nabrak Jenny. Itu membuat sepatu yang dibawa jenny jatuh tercecer . Juno laangsung mengambil sepatu itu dan memberikannya pada Jenny. Selain itu Juno juga memakaikan Jenny sepatu *so sweet...>,< bak pangeran sedang memakaikan sepatu kaca untuk cinderella*

Teman-teman Jeny yang melihat itu langsung bilang “Waahh!!”
Setelah selesai memakaikan sepatu, Juno langsung pergi dan bilang “Sampai jumpa besok!” pada jenny. Tapi yang menjawabnya malah teman-teman jenny, “Aku akan menjumpaimu juga!”.
“Dia begitu keren, begitu tampan!” teman-teman Jenny terpesona melihat sikap Juno.

Saat kompetisi gamers Zerg yang disiarkan oleh stasion TV nasional, Juno satu-satunya peserta yang paling muda dan paling keren. Semua mata tertuju pada satu pemain, Juno!
Puluhan sorakan dari teman-teman Juno menyeruai di arena pertandingan. Sementara itu, Jeny dan teman-temannya berusaha memecah kerumunan untuk bisa berada dibarisan depan agar bisa menyaksikan Juno lebih dekat.
Setelah pertarungan yang cukup menegangkan, akhirnya Juno menjadi pemenangnya. Semu orang bersorak untuk kemenangan Juno, termasuk Jenny.

“Juno! Kau yang terbaik.” Teriak Jenny
Jenny berusaha mendorong temannya untuk menyingkir dari hadapannya karena temannya itu sangat mengganggu pandangannya untuk melihat Juno.


[Kembali ke kehidupan sekarang ]
“Hey..bangun!” kakak Jenny berusaha membangunkannya. “Mereka mengeluarkanmu dari sekolah.” Tambahnya.

Jenny masih merasa ngantuk, dia mengucek-ucek matanya berusaha untuk mengumpulkan nyawa.
Kakak Jenny bilang kalau orang tua mereka akan mengirim Jenny ke tempat penampungan sementara. Jenny yang mendengar nya langsung mendatangi ibunya di ruang tamu.

“IBU...!! Kau mencoba mengusirku dari sini!” teriak Jeny pada Ibunya.
Ibu Jeny bilang kalau ini semua masih rencana, tapi Jeny tetap keras kepala. Dia menuduh ibunya akan mengusirnya. Ibu Jeny meyuruh Jeny untuk segera pergi tidur. Tapi Jeny tidak mau, dia bilang kalau dia tidak akan pergi ke tempat penampungan. Tidak akan!

“Kau tidak berhak berteriak!” Ibu Jenny membentak Jeny yang daritadi meneriakinya. Ibu Jeny langsung pergi meninggalkan Jenny.
“Aku tidak mau pergi! Meski harus bunuh diri.” Tantang Jeny pada ibunya dengan suara lantang..

Pagi hari dimeja makan rumah Jenny, kakak Jenny terus ngoceh tentang tempat penampungan bayi Jenny. Menurut rencana, Jenny akan di tampung di tempat kakaknya yang paling tua. Rumahnya ada di luar kota jauh dari keramaian..

Nantinya setelah bayi Jenny lahir, Jenny bisa langsung kembali ke rumah orangtuanya. Sedangkan bayinya akan tetap tinggal di rumah kakak tertua Jenny. Status bayi itu akan di jadikan sebagai anak kakak Jenny. Secara kebetulan juga, saat ini usia kehamilan kakak tertua Jenny sama dengan umur kehamilan Jenny Jadi intinya, kakak tertua Jenny tersebut akan menginformasikan kalau ternyata bayinya kembar.

Jenny bersantai di halaman belakang rumahnya sambil bermain dengan anjingnya. Kakak Jeny juga sedang bermain hulahup di halaman belakang. Mereka berdua berbincang-bincang mengenai bagaimana kondisi Jenny selanjutnya.
Sementara itu, ibu Junno sedang bersih-bersih di kamar Juno. Dan tak disengaja Ibu Juno menemukan banyak majalah porno di kamar Juno.

Ibunya memarahi Juno , dia tidak percaya anaknya mempunya koleksi majalah porno sebanyak itu. Ibu Juno . dia juga mengungkapkan pada Juno bagaimana perasaan menjadi seorang nenek di usia 39 tahun?

Di sisi lain, Ibu Jenny baru aja pulang dari belanja. Kakak Jenny membantu Ibu untuk membawakan belanjaannya.
“Kenapa ini begitu berat?” Tanya kakak sambil membawakan belanjaan ibunya.
“Ini untuk kakakmu. Seharusnya aku mengiriminya sesuatu. *kakak tertua Jenny tinggal jauh diluar kota* Cepat, keluarkan isinya, aku perlu mendinginkannya sebelum aku mengepacknya.
“Apakah ini bagus untuk bayi?” Tanya kakak Jenny sambil mengeluarkan barang-barang itu. *maksudnya ‘barang’ disini tuh kayak sejenis minuman bernutrisi untuk ibu hamil.*

“Kirim saja dia ‘Jenny’, tidak ada yang akan mengetahuinya” usul kakak.
“Itu tidak semudah kedengarannya.” Jawab ibunya.
jenny mengetahui pembicaraan ibu dan kakaknya itu dari lantai atas. Ibunya yang melihat Jenny, langsung menyindirnya. “Yang lain bergelut untuk hamil, tapi yang ini malah melakukannya.” *Maksudnya th: Kakak Jenny sudah lama ingin punya anak, tapi baru kesampaian sekarang. Sedangkan Jenny yang tidak ingin punya anak malah dikarunia anak.

Jenny meminum beberapa minuman yang seharusnya akan dikirim untuk kakaknya tanpa sepengetahuan ibunya. Dia tahu kalau minuman itu baik untuk kehamilannya.

Keluarga Jenny-Juno akhirnya sepakat untuk bertemu di restaurant guna membahas masalah anak mereka. Keluarga juno tiba duluan, mereka menunggu cukup lama hingga ahkirnya keluarga Jenny datang. Jenny melambaikan tangannya pada Juno.
“Halo Pak., Nyonya!” salam Juno pada ortu Jenny sambil membungkukkan badan.
Saat jenny akan duduk disamping Juno, tiba-tiba ayahnya menyuruh Jeny untuk duduk disebelahnya. Jenny menolak. Dia ingin duduk bersama Juno.

“Apa yang harus kita lakukan?” Tanya ayah jenny pada keluarga Junno.
“Jika kau benar-benar menyukai seseorang, kau harus belajar untuk menunggu.” Tegas Ayah Jenny pada Juno
“10 tahun dari sekarang. Ketika kau berusia 25 tahun. Jika kalian masih saling mencintai. Kami setuju untuk menikahkan kalian.” Ayah Juno menambahkan.sambil memandangi Juno.

“ Kami juga memutuskan untuk mengijinkan kalian mempunyai bayi.” Tutur ibu Jenny.
“Bagus sekali kakakmu tinggal di tempat jauh. Sehingga kami bisa menitipkanmu disana. Selain itu, Kami juga telah setuju untuk mengijinkan jenny membesarkan anaknya. Tambah Ibu Jenny.

“Kapan kau akan mengirim Jenny ke tempat penampungan?” Tanya Juno pada ibu Jenny.
“Bukan Jenny, itu Jae-in! itu nama putriku.” Ayah Juno marah tidak terima anaknya dipanggil Jenny.
*Sebenarnya kalau dirumah Jenny itu dipanggil Jae-in, tapi kalau disekolah sering dipanggil jenny.*
Ayah jenny menyuruh Juno untuk memanggil jenny dengan sebutan Jae-In jika sedang berbicara dengannya ‘ayah Jenny’. Jika sedang tidak berbicara dengannya, Juno boleh memanggil Jea-in dengan sebutan Jenny.
Juno minta maaf . Dia kemudian bertanya lagi, namun kali ini dengan sebutan jae-in, “kapan kau akan mengirim Jae-in ke penampungan?”
Ayah Jenny malah marah. Dia menganggap Juno ingin beradu mulut dengannya. Ayah Juno berusaha menenangkan suasana yang tegang, “Hemm..hemm.!” dia ingin menarik perhatian.

Ayah juno memarahi Juno karena Juno dianggap tidak sopan bicara dengan orang tua. Tapi Juno bilang kalau mereka berdua juga berhak untuk memilih. “Eh, bertiga. Kami bertiga *dengan bayinya*.” Juno meralat ucapannya.


“Apa yang kau katakan.” Ibu Jenny ikut bicara.
Jenny angkat bicara, dia bilang kalau mereka semua ingin semua ini berjalan lancar niarkan Jeny-Juno yang menyelesaikan dengan cara mereka berdua sendiri.

“Apa yang akan kau lakukan?” Tanya ibu Jenny.
“Kami akan punya anak dan kami juga akan tetap sekolah. “ tegas jenny.
“Bukankah seharusnya orang tua mendukung kami.” Juno memperkuat pendapat jenny.
Jenny bilang kalau ibunya tetap memaksanya untuk pergi ke penampungan, maka dia akna bunuh diri. Tapi ibunya malah menyuruhnya untuk mati, ibunya sudah kebal dengan ancaman Jenny.
Karena suasana yang tegang antara ibu Jenny dengan Jenny, maka ayah jenny memutuskan untuk mengahkiri pertemuan antar keluarga itu meskipun tidak mendapatkan hasil apa-apa.
“Mungkin kita akhiri saja pembicaraan kita kali ini.” Ucap ayah Jenny.
Mereka semua pun akirnya pulang.

Sebelum pulang Jenny mengingatkan Juno kalau ayahnya bisa melakukan apa saja untuk membawa Jenny ke penampungan . bahkan jika harus memberinya obat tidur. Juno khawatir. Juno menasehati Jenny kalau jenny tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan. Jenny bilang dia akan berusaha menjaga bayi mereka sekuat tenaga. Jenny juga bilang kalau ia percaya pada Juno untuk menyelesaikan semua ini. Belum sempat Jenny menyelesaikan pembicaraannya dengan Juno, tiba-tiba ayahnya memanggilnya untuk segera pergi.

Pagi harinya, sahabat-sahabat jenny datang mengunjungi. Sebenarnya sahabat-sahabatnya itu mengunjunginya karena ada maksud lain, mereka ingin agar Jenny bertemu dengan Juno.

“Tante, kami datang menjenguk jenny. Kami dengar jenny sedang sakit . Kami tahu jenny sebenarnya Jenny itu anak yang kuat, dia juga sering menjadi ketua kelas.” Ungkap salah satu sahabat jenny.
“kami ingin membantu jenny untuk mengejar ketinggalan.pelajaran”
“Ya, jika jenny sehat dia akan sangat aktif.” tambah Ibu Jenny.
“Tentu. Tidak ada yang menyentuh ‘septiktang’ (tempat pembuangan kotoran) sejak dia sakit.” Salah seorang sahabat jenny yang lain keceplosan.
“Mereka butuh Jenny untuk membersihkan septiktang?” tanya ibu jenny penasaran.
Mereka semua haya tertawa kecil, dan langsung masuk ke kamar jenny.
“Hy, jenny! Bagaimana kabarmu?”
Mereka semua langsung melucuti pakaian Jenny, dan menggantinya dengan baju seragam sekolah agar bisa disamarkan. Jenny juga dipakaikan wig. Jenny ikut pergi dengan mereka untuk bertemu Juno. Agar tidak ada yang curiga jenny pergi, maka salah satu teman Jenny ditinggal dikamar. Dan dia disuruh untuk memakai baju Jenny agar mirip Jenny.

Teman-teman Jenny mendandani jenny bak seorang pengantin.
“Jenny kau sangat cantik, aku pikir aku mau menangis.” Puji teman Jenny.

Setelah selesai, mereka lalu membawa Jenny ke sebuah aula gedung. Disana sudah menunggu teman-teman yang lain.
Di aula itu semua lampu dimatikan, dan setian siswa membawa senter untuk di sorotkan ke wajah jenny.

“Halo saudara-saudari! Kita akan memulai pernikahannya.Antara Juno dan Jenny!.” Teman juno menjadi pembawa acara.

Jenny takjub dengan semua ini. Dia tidak percaya apa yang dilihatnya. Semua orang bersorak-sorak untuknya.
Jeny berdiri ditengah lilin-lilin yang membentuk love. Semua orang menyorotinya dengan senter bak lampu disco.

Saat jenny masih dalam ketajubannya, tiba-tiba dari atap tiba-tiba Juno turun dari atas dengan mengendari parasut balon.

“Juno, this is so amazing!! “
“Aku akan memberikan lebih dari ini untukmu mulai dari sekarang. Ini cincin yang akan kita gunakan saat kita bersama nanti (menikah ).” Kata Juno sambil menunjukkan cincin pada jenny.
“You’ll where it forever, right ?” canda Juno. *it= cincin*
“Yes!!!” jawab Jenny malu sambil melepas topi juno dan lansgung memeluknya.


Mereka berdua langsung lari .


mentara itu, teman Jenny yang saat ini sedang menyamar menjadi Jenny tengah sibuk menghubungi Jenny agar cepat pulang karena ibu Jenny dari tadi menggedor-gedor pintu kamar Jenny.
“Jenny, dimana kamu ?? Aku bisa mati disini.” Tanya teman Jenny panik. “Hah..apa? Ok!” jawab teman Jenny saat setelah mendengar suara Jenny.
Jenny dibantu oleh teman-temannya naik tembok belakang rumah jenny.

“Ahh,, jenny kau sangat berat! Aku pikir kau seharusnya lebih ringan karena sedang hamil.”
Setelah berhasil melompati tembok, Jenny langsung menemui temannya yang menggantikannya. Mereka berdua langsung bertukar baju.

Juno tak senagaja mendengar teman-temannya ngomong kalau orang tua Jenny sudah menyelesaikan surat-surat kepindahan Jenny dari sekolah. Juno langsung lari pergi kerumah Jenny, dia menunggu disana hingga larut malam. Malam itu hujan turun dengan lebatnya, tapi Juno tetap setia menunggu di depan rumah Jenny. Juno ingin sekali bertemu dengan jenny.

Karena malam sudah larut, juno pun memutuskan untuk pulang. Pagi hari sebelum berangkat ke sekolah, Juno mampir ke rumah Jenny. Disana dia melihat ibu Jenny akan pergi keluar.
Ibu Jenny yang melihat Juno ada disana, langsung masuk kedalam rumah dan membatalkan niatnya untuk pergi.
Siangnya, Juno duduk di depan pintu rumah Jenny. Dia masih tetap keukeuh untuk bertemu dengan Jenny. Tiba-tiba saja ayah Juno datang,
“Hey! Kamu disini lagi ?” Tanya ayah Juno pada anaknya.
“Ayo pergi! Cepat!” ayah Juno menarik tangan Juno untuk diajak pergi.


Untuk meluapkan kerinduannya pada Jenny, Juno berfoto dengan bantal miliknya yang ada gambarnya Jenny.


Sebelum pergi, kaka Jenny celingak-celinguk di depan pintu melihat apakah Juno masih ada disana atau tidak. Ternyata Juno tidak berada disana, kakak Jeni merasa lega. Diapun langsung pergi, Tanpa sepengetahuannya, ternyata Juno mengikutinya dari belakang. Kakak Jenny sedang ngedate dengan kekasihnya. Juno memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari informasi tentang keberadaan Jenny. Junno memaksa kaka jenny untuk memberitahunya, jika tidak mau maka Juno akan member tahu Ibu jenny tentang pacar kakak Jenny.

“Ok, aku akan memberitahumu. Tapi jangan katakan pada siapapun kalo aku yang memberitahumu.” Pinta kakak Jenny pada Juno.
“Aku akan membawanya sampai ke kuburanku *maksudnya: menyimpannya sampai mati* “ kata Juno.
“Dia ada di mansion. Menunggu visa nya selesai diurus.”
“Kapan dia rencana akan pergi ?” tanya Juno mulai panic.
Kakak jenny menyuruh Juno untuk membawa jenny pergi bersama atau mencuri uang di bank guna memenuhi hidup mereka berdua.

Juno pergi ke mansion Jenny  *letaknya ada diluar kota* , setelah melakukan perjalanan panjang mengguanakan kereta api. Sekarang Juno menyawa taksi untuk menuju mansion Jenny. Namun karena supir taksinya kebelit buang air, dia izin pergi sebentar. Juno menarik tangannya untuk segera masuk taksi, buang airnya nanti saja.

“Hey, pak! cepat!” Juno mendesak supir taksi.
Karena tidak menggubrah Juno, maka Juno langsung berteriak di dekat telinga si supir, “Cepat!”. Sang supir taksi langsung marah sambil mengemudikan taksinya dengan cepat.
Di tengan perjalanan, taksi yang Juno tumpangi berhenti. Ternyatata supir taksinya sudah tidak tahan ingin buang air. Tanpa sengaja Juno melihat mobil yang ditumpangi Jenny lewat tepat disamping taksi Juno berhenti. Juno mencoba memanggil Jenny, “Jenny!”

Karena takut kehilangan jejak mobil Jeny, juno pun terpaksa harus membohongi supir taksinya.
“Pak cepat! Ada pencuri .” kata Juno sambil menarik baju supir taksi yang sedang buang air itu.

Taksi Juno langsung melesat, mengejar mobil Jenny.
Juno khawatir kalao taksinya itu akan menabrak mobil jenny. ”Pak, tolong hati-hati! Di dalam mobil itu ada wanita hamil!” perintah Juno panic.

“Apa yang kamu katakan ?” sopir taksi mulai panic juga.
Junno berpikir sejenak, “Mumm … gadis hamil itu sedang diculik!”
“Hiehh… Benarkah ?” sopir taksi kaget mendengarnya. Dengan segera, sopir taksi itu langsung menghungbungi teman-temannya yang juga sopir taksi.
“Ini kumbang, come in ikan kecil ! Come in!” kata Supir taksi itu mengirim pesan SOS pada rekan-rekannya. *ikan kecil/kumbang = julukan antar supir taksi agar mudah dikenali*

Ada sopir taksi yang sedang tiduran langsung bergegas menuju lokasi setelah mendengar pesan SOS dari temannya itu. Ada juga yang sedang buang air di lading langsung bergegas setelah mendapatkan pesan SOS. Di lain pihak , sopir taksi yang lain ada yang sedang membantu menyebrang jalan seorang kakek-kakek namun setelah mendengar pesan SOS supir taksi itu langsung menyuruh kakek itu menyebrang jalan sendiri *pokoknya lucu banget dah liat kakek-kakek itu lari menyebrang jalan >,<* . Ada juga sopir taksi yang sedang di guyur air istrinya, tapi setelah mendengar pesan SOS supir itu langsung bergegas mengemudikan taksinya tanpa memperdulikan kalau dirinya cuma memakai celana hotpants.
Ayah Jenny merasa bingung dengan kelakuan sopir-sopir taksi itu. Dia segera keluar dari mobil dan menemui mereka.

“Ini penculiknya!!” teriak para sopir taksi itu.
“Hey, lepaskan aku! Biarkan aku pergi.” Ayah jenny meronta-ronta.
Juno memenfaatkan keributan itu untuk menemui Jenny yang ada di dalam mobil .

“Jenny!” kata Juno sambil membuka pintu mobil.
“Juno!” jawab Jenny kaget melihat Juno ada didepan matanya.
“Apakah kamu baik? Tanya Juno khawatir.
Jenny menganggukkan kepalanya, “Yeah!”

Jenny bertanya bagaimana Juno bisa sampai situ, tapi Juno tidak menjawab. Dia malah tanya apakah keadaan Jenny baik?. Sesaat, jenny dan Juno saling berpelukan meluapkan rasa kerinduan mereka.
Tiba-tiba saja Jenny mngerang kesakitan pada perutnya. Ternyata air ketuban jenny sudah pecah. Juno berteriak panik, “Jenny!”

Teriakannya tersebut berhasil mengalihkan perhatian orang-orang yang sedang rebut tadi pada jenny.

Orang tua Jenny langsung membawa jenny ke rumah sakit.Juno membimbing Jenny untuk bernafas layaknya orang mau melahirkan. “Jenny lakukan apa yang aku lakukan!”perintah juno pada Jenny.
Orang tua Jenny pun ikut-ikutan bernafas bak orang melahirkan.

Sesampainya dirumah sakit jenny langsung dilarikan ke UGD. Suster menyuruh mereka menunggu diluar. Dari dalam ruang operasi, jenny menjerit-jerit memanggil nama Juno.

Juno langsung bersimpuh didepan ruang operasi sambil mengangkat kedua tangannya dan teriak “JENNY!”.
Bebarap hari telah berlalu, keadaan Jenny mulai membaik. Teman-teman Jenny datang menjenguk. Mereka terpesona melihat bayi Jenny-juno yang ada di incubator.

Beberapa tahun kemudian…..
Juno mati-matian belajar agar bisa di terima di universitas nasional Seoul. Jenny membantu Juno untuk belajar.
“Seoul national university? Lewat! Dari sekarang, pikirkan HARVARD !!” perintah Jennypada Juno sambil memberikannya setumpuk buku-buku tebal untuk Juno pelajari.

Junno hanya melongo saja melihat tingkah Jenny, rasanya dia sudah tidak kuat untuk belajar lagi. Hidung juno sampai-sampai mimisan. Melihat itu, Jenny langsung memberikan tisu, dan mengangkat kepala Juno keatas. Disumbatnya lah hidung Juno itu dengan tisu. Selain itu, jenny juga menepuk-nepuk bahu Juno agar mimisannya berhenti.

Ibu Jenny membawa anak Jeny-juno ke penitipan anak. Karena jenny Juno sibuk sekolah *sekarang sudah kelas 3sma*.
“Ayo duduk disini bayi cantikku!” kata ibu Jenny sambil meletakkan anak Jenny dikursi.

Jeny dan juno datang dengan memakai seragam sekolah. Beberapa menit kemudian ayah Jeny dan orang tua Juno juga datang. Mereka semua berkumpul di tempat penitipan itu.


Tiba-tiba tembok tempat penitipan itu terangkat, semua teman Juno berbaris sejajar didepannya. Mereka semua bergandengan tangan sambil bernyanyi.


THE END
sumber;  http://koriaprilia.blogspot.com/2013/04/sinopsis-jenny-juno-k-movie.html
 

Eucliwood hellscythe Theme | Copyright © 2012 ABOUT KOREA, KPOP AND KDRAMA, All Rights Reserved. Design by Djogzs, | Johanes djogan